Corak Sultra Kembali Mempertanyakan Eksistensi Polda Sultra Dalam Hal Pemberantasan Kasus Ilegal Mining Di Blok. Morombo Dalam Hal Ini PT. ITM - CONEXNEWS.ID

Breaking

Definition List

Selasa, 30 Januari 2024

Corak Sultra Kembali Mempertanyakan Eksistensi Polda Sultra Dalam Hal Pemberantasan Kasus Ilegal Mining Di Blok. Morombo Dalam Hal Ini PT. ITM





Kendari  conex news.id - Corong Aspirasi Rakyat Sulawesi Tenggara (CORAK SULTRA) resmi melaporkan dugaan kegiatan penambangan ilegal (ilegal mining) yang dilakukan oleh “PT.Indo Trading Maining ke Krimsus Polda Sultra (Senin,8/1/24)


PT. Indo Trading Maining dilaporkan atas dugaan penambagan ilegal didalam kawasan hutan lindung (HL) dan lahan cela/koridor tepatnya diwilayah lahan cela antara PT. KNN dan BKU, tanpa mengantongi izin maupun legal standing lainnya


Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa mulusnya yang kami duga kegiatan ilegal mining PT. ITM itu diduga kuat akibat adanya kontribusi dari oknum aparat penegak hukum serta instansi terkait dalam memback up kegiatan tersebut, serta beberapa Perusahaan yang melakukan aktivitas ilegal mining diblok Morombo, sehingga tidak tersentuh hukum dan luput dari pantauan APH


"Kami menilai serta menduga Polda Sultra, Gakkum LHK Sultra maupun Dinas Kehutanan Sultra main mata dengan PT. ITM, sebab sampai saat ini mereka masih leluasa mengobok obok kawasan hutan lindung dan lahan cela/koridor tanpa tersentuh hukum,” ucapny


“Kami menilai PT. Indo Trading Maining sangatlah kebal hukum, Meski sudah beberapa kali di laporkan perusahaan tersebut juga masi terus melakukan aktivitas ilegal mining, Kami menduga bahwa perusahaan tersebut di back up oleh APH.” pungkasnya


“laporan kami akan menjadi Acuan utama serta atensi serius bagi Krimsus Polda Sultra, ini merupakan pembangkangan hukum yang di lakukan oleh PT. ITM.,”. tegasnya


Setelah melaporkan ke Diskrimsus Polda Sultra, pihaknya juga tengah merampungkan beberapa dokumen untuk di laporkan ke Bareskrim Mabes Polri


“Ini merupakan Langkah awal kami dalam mempresure kasus ini, beberapa hari lalu kami telah melaporkan hal tersebut ke Polda Sultra namun sampai saat ini blum juga ada tindak lanjut dari Polda Sultra,” tutupnya