Empat Hakim MK Beda Pendapat Syarat Capres- Cawapres. Ketua FKI-1 JATIM: Mundur Saja Dari MK - CONEXNEWS.ID

Breaking

Definition List

Selasa, 17 Oktober 2023

Empat Hakim MK Beda Pendapat Syarat Capres- Cawapres. Ketua FKI-1 JATIM: Mundur Saja Dari MK



H Lancur Saleh Abidin SH.MH Ketua FKI -1 Jawa Timur




Jakarta conexnews.id -  SIARAN PERS Empat Hakim MK Beda Pendapat Syarat Capres- Cawapres.  Ketua FKI-1 JATIM: Mundur Saja Dari MK. Polemik terkait Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian permohonan uji materil Pasal 169 huruf q Undang-undang (UU) No 7 Tahun 2017 atau UU Pemilu tentang syarat berpengalaman sebagai kepala daerah yang oleh empat hakim konstitusi yang memiliki pendapat yang berbeda atau disenting opinion selain akan menjadi polemik yang berkepanjangan, menimbulkan kegaduhan nasional serta akan dianggap hanya berpura-pura berbeda pendapat, sebaiknya ke empat hakim konstitusi tersebut mengundurkan diri dari mahkamah konstitusi. ' Saran, sebaiknya keempat hakim konstitusi yg berbeda pendapat tersebut mengundurkan diri saja supaya rakyat kebanyakan tahu bahwa perbedaan pendapat syarat terkait Capres- cawapres yang disampaikan tersebut bukan hanya kepura-puraan alias double prank,' tegas Saleh Abidin, SH Ketua FKI-1 (FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU) Provinsi Jawa Timur (18/10) seraya menambahkan, rakyat kebanyakan sudah semakin pintar untuk menilai apapun keputusan- keputusan legislatif, yudikatif, pemerintah daerah maupun pusat dan karenanya ke empat hakim konstitusi tersebut segera menyatakan diri mengundurkan diri dari Mahkamah Konstitusi." Integritas keempat hakim tersebut sangat tidak lagi dapat diragukan dan karenanya segeralah mengundurkan diri daripada dianggap ikut nge-prank double rakyat dan masih banyak tempat untuk berkarya mengabdi untuk bangsa dan negara,"sebut Saleh Abidin.

Beberapa hari lagi masa pendaftaran capres dan cawapres di Komisi pemilihan umum Pusat dan dari opini yang beredar besar kemungkinan akan ada tiga pasangan capres-cawapres yang akan mendaftar namun sampai detik ini dua pasangan yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto belum mendeklarasi pasangan cawapresnya. Keterlambatan menentukan pasangan cawapresnya tersebut seperti nya benar dikarenakan problem melanggengkan penerus Jokowi atau melahirkan dinasti kekuasaan pemerintah.  Padahal nama-nama yang sdh sangat santer seperti Mahfudz MD, Khofifah, Erick Thohir, Sandiaga Uno namun masih belum ditetapkan. "Ada benarnya dugaan rakyat kebanyakan bahwa partai politik sekarang sedang dalam sandera kasus hukum dalam tanda kutip, sehingga terkesan sulit untuk menyatakan diri untuk berbeda dalam banyak hal. Hanya satu harapan kami untuk selalu diingat dan dilakukan yakni JANGAN SAKITI RAKYAT dengan dalih apapun," kata Saleh Abidin.