PONOROGO, conexnews.id — Suasana malam di halaman SMP Maarif Ketimur, Desa Semanding Krajan, Kecamatan Kauman, terasa sangat ramai pada Sabtu (24/10/2026) mulai pukul 19.00 WIB. warga dari berbagai penjuru desa dan desa‑desa sekitar datang memenuhi area lokasi untuk menyaksikan rangkaian perayaan hari jadi ke‑16 Karang Taruna Sekar Taruno Joyo. Sejak sore hari, petugas keamanan dan panitia sudah menyiapkan tempat duduk, jalur keluar‑masuk, serta titik pelayanan agar semua tamu dapat mengikuti acara dengan nyaman.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Karang Taruna Awang. Di depan penonton, ia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar‑besarnya kepada Pemerintah Desa, para tokoh masyarakat, paguyuban seni, seluruh warga, dan semua pihak yang telah membantu mulai dari persiapan hingga hari pelaksanaan. “Perayaan malam ini bukan hanya sekadar pesta hiburan semata. Ini adalah momen kita berkumpul kembali, saling mengingat perjalanan selama 16 tahun, dan mempererat persaudaraan antar pemuda agar tetap kompak membangun desa,” ujar Awang. Ia juga mengajak semua anggota Karang Taruna untuk tidak berhenti berkreasi dan selalu menjadi teladan di lingkungan masing‑masing.Setelah ketua Karang Taruna selesai berbicara, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa Suparman. Dalam pidatonya, Suparman memberikan apresiasi yang sangat besar kepada seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna Sekar Taruno Joyo. Menurutnya, Karang Taruna adalah tulang punggung pembangunan di desa. “Kami sangat bangga melihat pemuda desa bisa bersatu dan mampu menyelenggarakan acara sebesar ini. Saya berharap ke depannya kalian tidak hanya berkumpul untuk bersenang‑senang, tapi juga berperan aktif membantu program‑program pemerintah desa, menjaga kerukunan antar‑warga, dan menjadi pelopor perubahan yang baik,” tegas Suparman. Ia juga menekankan pentingnya tugas pemuda untuk terus melestarikan warisan budaya asli Ponorogo, terutama kesenian Reog yang sudah dikenal ke seluruh negeri.
Setelah rangkaian sambutan selesai, suasana semakin memuncak ketika pertunjukan Reog dari Paguyuban Reog Desa Semanding naik ke atas panggung. Pentas dibawakan oleh para penampil Putri, Ayomaru, Fila, Col Rossy, Bujang, Ganongjathil, Dewi, UI, dengan bagian vokal dibawakan Kentus, Ilham, dan Hari. Sementara barisan pembarong diisi Yosika, Rina, Caisar Siblack, Agus dan kawan‑kawan. Suara dentingan gamelan yang keras, gerakan lincah para penari, serta sorak‑sorak riuh penonton membuat malam perayaan menjadi semakin berkesan. Banyak warga yang berdiri menyaksikan pertunjukan sambil mengambil foto dan video, tidak ingin melewatkan momen langka tersebut.
Sepanjang acara, panitia bersama petugas keamanan terus berjaga di setiap sudut lokasi. Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Semua penonton pulang dengan perasaan senang. Panitia berharap semangat kebersamaan yang tercipta malam ini dapat terus dijaga oleh para pemuda Desa Semanding ke depannya.
(conexnews.id





